Primary tabs

Memasang Sendiri Perabotan Rumah Pemanas Air

 

Memasang Sendiri Perabotan Rumah Pemanas Air

Perabotan pemanas air atau water heater tentu sudah tak asing lagi bagi kita. Benda ini merupakan salah satu macam produk perabotan rumah tangga yang banyak dipakai di rumah-rumah di Indonesia. Telah menjadi salah satu keperluan rumah tangga, sehingga kini banyak ragam water heater dari berbagai brand produk ada di Indonesia, baik yang menggunakan listrik, gas maupun tenaga sinar matahari. 

Meski demikian, banyak juga para kepala rumah tangga yang justru berkeinginan untuk tahu bagaimana sistem instalasi water heater mulai dari penempatan sampai pemasangan pipa untuk aliran air panas. Namun, memasang pisa untuk water heater ini beda dengan pemasangan pipa pada umunya. Seperti misalnya instalasi pipa air untuk mesin cuci, yang sejarah dan kegunaannya sudah diulas di https://www.nieuwwestexpress.nl/en/page/18816/perabotan-rumah-tangga. Banyak hal yang harus diamati, dan berikut kiat dan metode instalasi pipa water heater yang mudah dan dapat dilaksanakan sendiri dengan mengamati 5 hal penting berikut :

Pilih tipe pipa yang benar

Pipa yang diaplikasikan untuk water heater jenisnya berbeda dengan pipa air, pipa kabel atau pipa lain pada umunya. Lazimnya pipa untuk seluruh tipe water heater dianjurkan memakai pipa berbahan PERT (Polyethylene of Raised Temperature Resistance). Alasannya, bebannya jauh lebih ringan bila dibanding dengan pipa paralon pada umumnya. Dan pipa tipe ini mampu bertahan sampai temperatur 96 derajat Celcius.

Pastikan dahulu spot keran 

Sesudah memilih pipa yang akan dipakai, hal selanjutnya yaitu tentukan dahulu spot penempatan atau posisi keran untuk water heater. Dengan demikian, Anda akan tahu jarak dan berapa panjang pipa yang akan diaplikasikan nanti. Jangan lupa untuk menetapkan berapa diameter pipa yang akan dipakai.

Ukuran diameter pipa akan berpengaruh pada kecepatan aliran air panas. Untuk standar minimum yang umum dianjurkan yaitu 25 mm, itu untuk bathtub. Sedang untuk bak mandi, shower, dan wastafel biasanya minimal menggunakan diameter pipa berukuran 15 mm.

Tentukan jenis water heater yang cocok dengan keperluan

Ada 2 jenis water heater yang banyak ditawarkan yaitu, tunggu dan terfokus. Beda dari kedua jenis water heater dimaksud adalah dari panjang pipa yang akan dipakai. Water heater dengan jenis terfokus akan butuh pipa yang lebih panjang dari jenis water heater tunggu. Tetapi penerapan jenis terfokus ini justru akan membikin air yang telah panas kencang dingin sebab panjang trek pipa aliran air yang akan dicapai.

Lengkapi juga dengan memasang keran pengatur aliran air panas

Pastikan saat pengerjaan pipa untuk aliran air panas, pasang juga keran pengatur aliran air. Pasang terpenting dulu keran pengatur aliran air ini sebelum pipa tersambung dengan input air bersih dan output air panas. Manfaat adanya keran pengatur ini, saat water heater macet karenanya tak perlu Anda mematikan air dari sumbernya.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, pengerjaan instalasi pipa water heater bisa lebih gampang dan rapi. Selamat mencoba.