Primary tabs

Mengenal Prinsip Kerja Kulkas, Perabotan Pendingin Makanan

 

Mengenal Prinsip Kerja Kulkas, Perabotan Pendingin Makanan

Hampir setiap keluarga pasti telah mengenal fungsi dan manfaat dari perabotan rumah tangga yang satu ini. Ya, lemari es atau kulkas adalah perabotan rumah yang berfungsi untuk menaruh makanan dan minuman sehingga konsisten kesegarannya. Kecuali sebagai sarana penyimpanan makanan, lemari es juga dapat mendinginkan makanan dan minuman. Kini lemari es telah menjadi perabotan rumah tangga pokok dan wajib dimiliki dalam tiap-tiap rumah. Dan hampir tiap rumah di Indonesia sudah mempunyai lemari es.

Sesuai fungsinya, lemari es telah membantu pekerjaan rumah tangga. Sebagaimana diulas dalam http://registro.ibercivis.es/team_display.php?teamid=100190, banyak ibu yang gunakan perabotan rumah yang satu ini dalam kegiatan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan pengolahan penyimpanan makanan. Hanya saja banyak yang belum tahu bagaimana sebenarnya prinsip atau sistem kerja lemari es ini. Berikut sekilas uraian mengenai Sistem Kerja Lemari Es.

Lemari es menerapkan tenaga listrik dalam pengoperasiannya. Jumlah besar nya kapasitas listrik yang diperlukan tergantung dari berapa besar kapasitas / volume dari lemari es yang digunakan. Namun bagaimana sistem & prinsip kerja lemari es sebenarnya? Cara kerja dari lemari es ini diawali dari komponen kompresor, di mana kompresor ini adalah jantung nya lemari es sebagai daya penggeraknya.  Saat dialiri listrik, karenanya motor dari kompresor hal yang demikian akan bergerak dan berputar memberikan tekanan pada bahan pendingin. Bahan pendingin hal yang demikian berwujud gas dan  bila diberikan tekanan, karenanya temperatur dan tekanan dari bahan pendingin hal yang demikian akan tinggi.

Bahan pendingin yang sudah meningkat temperatur nya, ini memungkinkan refrigerant akan mengalir ke kondensor. Pada sebuah spot kondensasi, gas hal yang demikian akan berproses menjadi mengembun dan akan kembali menjadi cair. Nah, refrigerant cair hal yang demikian yang bertekanan tinggi akan terdorong menuju ke dalam pipa kapiler. Dengan demikian itu, refrigerant akan turut serta naik ke evaporator sebab adanya tekanan kapilaritas yang ada pada pipa kapiler. Saat ada di dalam evaporator, refrigerant cair ini akan menguap dan akan berubah bentuk semula menjadi gas yang tekanan dan temperatur yang benar-benar rendah.

Seluruh pengerjaan sendiri perabotan yang demikian, akan membikin udara yang ada di antara evaporator  ikut serta menjadi rendah dan berubah menjadi cair. Keadaan yang terus berulang itu, akan menyebabkan udara membeku dan menjadi butir-butir es.  Hal yang demikian juga akan terjadi pada benda terutama benda cair yang diletakkan di dalam evaporator. Karena itulah selain perabotan rumah pemanas air, lemari es yang berfungsi sebagai pendingin ini menjadi perabotan rumah menggunakan daya listrik yang cukup banyak. Sehingga instalasinya harus dipasang dengan benar bila tak ingin terjadi pemborosan energi listrik.